HomeDaerah

Bupati Nagan Raya Kembali Tinjau Jembatan Putus di Desa Alue Wakie, Harap Perhatian Pemerintah Pusat

Bupati Nagan Raya Kembali Tinjau Jembatan Putus di Desa Alue Wakie, Harap Perhatian Pemerintah PusatBupati Nagan Raya Kembali Tinjau Jembatan Putus di Desa Alue Wakie, Harap Perhatian Pemerintah Pusat

‎Nagan Raya, Bihaba.co – Bupati Nagan Raya, dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Raja Sayang, didampingi Plt. Sekda Zulkifli, S.

Ketua Ipelmagan Apresiasi PT BEL Salurkan Beasiswa, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan
Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029
PT PLN Nusantara Power UP Nagan Raya Salurkan 400 Paket Sembako Melalui Program Zakat Mal

‎Nagan Raya, Bihaba.co – Bupati Nagan Raya, dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Raja Sayang, didampingi Plt. Sekda Zulkifli, S.pd,unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala SKPK meninjau langsung lokasi jembatan yang putus akibat diterjang banjir bandang di Desa Alue Wakie, Kabupaten Nagan Raya.

‎Dalam kunjungan tersebut, Bupati yang akrab disapa TRK melihat secara langsung kondisi jembatan penghubung antara Desa Alue Wakie dan Desa Blang Tripa, Kecamatan Darul Makmur, yang hingga kini masih terputus total pascabanjir bandang beberapa minggu lalu.

‎TRK menjelaskan, terputusnya jembatan tersebut telah menghambat akses utama masyarakat, khususnya aktivitas pendidikan dan perekonomian warga di kedua desa. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah pusat dapat segera turun tangan untuk memperbaiki jembatan tersebut.

‎“Kita sudah melihat langsung kondisi jembatan ini. Sampai saat ini akses penghubung ke Desa Blang Tripa masih belum bisa dilalui. Karena itu, kita sangat berharap kepada pemerintah pusat agar segera memperbaiki jembatan ini,” ujar TRK kepada awak media, Rabu (17/12/2025).

‎Lebih lanjut, TRK menegaskan bahwa perbaikan jembatan merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Pasalnya, banyak anak-anak yang harus bersekolah ke seberang sungai dan saat ini terpaksa menggunakan perahu sederhana sebagai satu-satunya akses.

‎“Ini sangat penting dan mendesak, karena anak-anak kita bersekolah di seberang sungai. Selama ini mereka harus menyeberang menggunakan perahu sederhana, tentu ini sangat berisiko,” jelasnya.

‎Sebagai langkah sementara, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya juga berencana mengambil kebijakan dengan memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada para pemilik perahu yang digunakan sebagai sarana penyeberangan warga dan pelajar.

‎“Nantinya Pemkab Nagan Raya akan mensubsidi BBM perahu. Jadi anak-anak yang menyeberang untuk bersekolah, biaya transportasinya akan ditanggung oleh pemerintah daerah,” tutup TRK.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: