HomeUncategorized

Diduga Akibat Kejahatan Lingkungan, Ribuan Ikan Mengambang di Sungai

Diduga Akibat Kejahatan Lingkungan, Ribuan Ikan Mengambang di Sungai

Nagan Raya, Bihaba.co - Kejahatan lingkungan kembali terjadi, diduga akibat limbah dari salah satu pabrik kelapa sawit hingga menyebabkan ribuan ikan

1 Rumah Warga di Nagan Raya Hangus Terbakar
Pemkab Nagan Raya Gelar Forum Konsultasi Publik RPJMK 2025-2029 dan RKPK 2026
Setelah Empat Pulau Aceh, Tokoh Muda Minta Prabowo Dua Periode
Spread the love

Nagan Raya, Bihaba.co – Kejahatan lingkungan kembali terjadi, diduga akibat limbah dari salah satu pabrik kelapa sawit hingga menyebabkan ribuan ikan mati mengambang di Daerah Aliran Sungai Alue Gajah Gagak Desa Lamie Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Kamis, (08/05/2025)

Masyarakat sekitar lingkungan setempat sangat menyesalkan hal tersebut, karena hal itu terjadi berulang kali. Meskipun kejadian berulang kali namun tak di ketahui sumber penyebab menghitamnya DAS Alue Gajah Gagak itu.

“Ini kita sudah jenuh kejadian serupa terus terjadi, DLH harus tegas menindak perusahaan nakal yang sudah merusak lingkungan kami. Air dan ikan merupakan sumber yang selama ini kami manfaatkan saat kemarau panjang. Banyak spot untuk mancing ikan sudah hilang akibat ikan pada mati,” ungkap Riski salah seorang pemuda setempat.

“Pada prinsipnya kami dukung kehadiran perusahaan karena dapat mengurangi pengangguran, tapi kalau begini selalu kan sayang juga lingkungan kami tidak bisa menikmati ikan lokal lagi karena udah pada mati,” tambah Riski yang dibenarkan oleh pemuda lainnya pecinta mancing mania spot gacor.

Terpantau di sepanjang DAS Sungai Alue gajah Gagak dari hulu ke hilir air pada menghitam, ribuan bahkan bisa lebih ikan mati mengambang. Pihaknya tak ingin menduga duga sumber dari pabrik apa, mengingat terdapat beberapa pabrik kelapa sawit di wilayah itu

“Kita tidak perlu menerka itu dari pabrik mana, biarlah petugas dari instansi terkait yang melihat langsung karena disini ada beberapa pabrik kelapa sawit,” tambah Riski yang dibenarkan oleh andi dan beberapa pemuda lainnya

Karena pada prinsipnya masyarakat setempat sangat mendukung kehadiran investor hal tersebut berdampak positif terhadap adanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya ekonomi masyarakat yang bekerja disitu. Namun lingkungan di jaga sesuai dengan perizinan yang pihak perusahaan perbuat/komitmen

Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan, T. Zeddy Surachman, M.Si melalui Cut Ainal Mardiah, Kabid Pengawasan dan Penataan Lingkungan menjawab singkat konfirmasi media ini. Pihaknya akan meninjau lokasi yang dilaporkan oleh masyarakat

“Baik kami turun ke lokasi untuk melakukan verifikasi lapangan,” jawab Cut Ainal Mardiah singkat.

Masyarakat berharap ada tindakan tegas kepada pelaku kejahatan lingkungan sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. (*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: